“Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakatyang bekerja dengan cangkul dan hanya memiliki cita-cita yang sederhana, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali” – Tan Malaka

Salam Perlawanan!
Awak Mobil Tangki (AMT) adalah Kru Pertamina yang menjadi Garda Depan Distributor BBM Negara
ke segala penjuru. Namun apa yang bisa dilakukan apabila resiko kecelakaan kerja yang sewaktu-waktu menimpa mereka tidak pernah mendapat jaminan perawatan dari pihak Pertamina. Resiko kecelakaan kerja ini sendiri diakibatkan dari tingginya jam kerja yang dilakukan yaitu melebihi 8 jam kerja, namun tanpa upah lembur yang di bayar oleh pertamina kepada AMT sesuai dengan pasal 76-77 UU No 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Disisi lain, Awak Mobil Tangki berada dalam posisi sistem kerja outsourcing. Hal ini sangat bertentangan dengan UU no 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan pasal 64 sampai 66 dan PERMENAKERTRANS R.I No. 19 Tahun 2012 Tentang Syarat-syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Perusahaan Lain. Bahkan Pertamina sendiri telah mengkhianati dan Melanggar hukum internasional yang tercantum dalam Deklarasi Universal HAM 1948 Dalam pasal 23 ayat (1) mengenai “Setiap orang berhak atas pekerjaan, berhak dengan bebas memilih pekerjaan, berhak atas syarat-syarat perburuhan yang adil dan menguntungkan serta berhak atas perlindungan dari pengangguran.”
Atas dasar Peri-Kemanusiaan dan Peri-Keadilan, Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI) melakukan aksi mogok kerja untuk menuntut Pihak PT.Pertamina Patra Niaga dan PT.ELNUSA dengan sebuah aksi yang akan dilaksanakan di Depot Jakarta, Lampung, Merak , Ujung Berung, Padalarang Bandung, Tasik, Tegal, Surabaya, Banyuwangi, Makassar.
Mengenai Aksi yang akan dilakukan oleh FBTPI ini dalam membela hak-hak kawan-kawan AMT, maka Serikat Gerakan Mahasiswa Indonesia secara sepihak dan tegas menyatakan sikap sebagai berikut:
1. Mendukung 100% dan menyepakati atas seluruh tuntutan dan aksi mogok massa yang dilakukan oleh kru AMT dan FBTPI awak mobil tangki Pertamina dalam membela hak-hak mereka
2. Menyerukan kepada seluruh gerakan lini massa yang menjadi Garda Rakyat untuk ikut bersolidaritas atas perjuangan melawan Penindasan yang dilakukan oleh kru AMT dan FBPTI terhadap PT. Pertamina Patra Niaga dan PT. ElNUSA.
Demikian pernyataan sikap ini kami serukan kepada seluruh massa atas perlawanan terhadap penindasan.

PANJANG UMUR PERLAWANAN !!!
Komite Pusat Serikat Gerakan Mahasiswa Indonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s