‘Tujuan pendidikan itu untuk mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan serta memperhalus perasaan’

-Tan Malaka

Serikat Gerakan Mahasiswa Indonesia Berdiri pada Tanggal 16 April 2016 dan di Deklarasikan Tanggal 2 Mei Di Kota Malang, dengan tujuan mewujudkan pendidikan Indonesia yang berkerakyatan, memperjuangkan hak-hak rakyat tertindas untuk terciptanya tatanan masyarakat yang berbudaya Demokratis, Berkeadilan, dan Sejahtera. Organisasi SGMI berbentuk serikat, serikat adalah perkumpulan yang erat kaitannya dengan wadah perjuangan untuk massa luas, yang dimana arah, tujuan, dan gerak serikat diperuntukan dan ditentukan oleh massa luas. Secara umum massa luas disini diartikan sebagai seluruh masyarakat Indonesia dan mahasiswa khususnya, untuk belajar, berkreasi, dan bergerak bersama dalam memajukan pendidikan progresif yang berpihak pada rakyat dan turut serta membangun peradaban Bangsa.

Azaz Serikat Gerakan Mahasiswa Indonesia Ber-azaz-kan Demokrasi Kerakyatan, yang menghargai berbagai bentuk keberagaman yang nyata di masyarakat. Demokrasi kerakyatan adalah konsekuensi logis dalam perjuangan kerakyatan, karena tidak mungkin memperjuangkan hak-hak rakyat dan merombak praktik komersialisasi pendidikan yang bersifat otoriter, dengan bersikap otoriter dan nihil pula dalam menjalankan organisasi. Begitu juga dengan program dan kegiatan organisasi yang dijalankan dengan disiplin serikat adalah benar dalam berpikir dan koheren dengan tindakan, berasal dari masa luas yang bersinggungan langsung dengan sistem yang menindas hak-hak mahasiswa dan rakyat seluruhnya, bukan berasal dari angan ataupun bayang-bayang ideologis semu.

Secara keseluruhan bahwa arah, tujuan, dan gerak serikat ditentutkan oleh kebutuhan, keresahan, dan harapan masa luas, dalam artian bahwa Serikat Gerakan Mahasiswa Indonesia merupakan alat yang hidup yang lahir dari dan untuk massa luas yang tertindas, untuk selanjutnya belajar secara kritis untuk membangun pendidikan progresif yang berpihak pada rakyat, berkreasi bersama dalam membentuk demokrasi kerakyatan, bergerak dengan rendah hati dalam keberpihakan politik yang jelas.